Bagi Anda pecinta drama Korea, pasti sudah tidak asing dengan kebiasaan orang Korea yang makan mie instan atau ramyun langsung dari pancinya. Panci yang digunakan pun berbeda dari yang biasa kita gunakan di rumah. Mereka menggunakan panci aluminium berwarna kuning atau emas dan dilengkapi tutup.
Jika mie sudah matang, orang Korea tidak akan menuangnya ke mangkok, tapi membiarkannya di panci begitu saja. Cara ini membuat makanan tetap panas sehingga lebih nikmat untuk disantap. Selain itu, alasan menggunakan panci agar tidak menambah cucian piring.
Jepang: Rela Makan Mie Instan Sambil Berdiri
Mi instan pertama kali ditemukan di Jepang tahun 1958, kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia. Tidak heran jika orang-orang Jepang sangat menyukai makanan cepat saji ini, bukan hanya karena rasanya yang lezat, tapi juga karena cara membuat yang mudah dan makannya pun bisa dengan cepat.
Bahkan, orang Jepang rela memakan makanan cepat saji ini sambil berdiri di supermarket karena memang kesibukan yang sangat padat. Namun, ada restoran yang memang melayani pelanggannya tanpa kursi sehingga mereka akan makan sambil berdiri. Ramen menjadi menu makanan cepat saji ini paling populer di Jepang.
India: Tambahan Bumbu Masala pada Mie Instan
Mi instan merupakan salah satu makanan favorit bagi orang India karena bisa dinikmati oleh semua kalangan, mengingat tingkat kesenjangan ekonomi yang tinggi. Uniknya, India menambahkan bumbu masala pada masakan ini sehingga cita rasanya pun sangat khas rempah-rempah dan lebih kuat.
Keunikan tiap negara saat makan mie instan tidak mengurangi cita rasanya yang selalu membuat kita ketagihan. Namun, jangan terlalu sering makan mie instan karena kurang baik untuk kesehatan. Penuhi juga tubuh Anda dengan nutrisi lain dari sayuran, buah-buahan dan makanan bernutrisi lainnya.




