Berita, Bisnis, Kripto, AI
No Result
View All Result
  • News
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Kripto
  • Hot
  • Kesehatan
  • Hobi
  • Entertainment
  • Perjalanan
Berita, Bisnis, Kripto, AI
  • News
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Kripto
  • Hot
  • Kesehatan
  • Hobi
  • Entertainment
  • Perjalanan
No Result
View All Result
Berita, Bisnis, Kripto, AI
  • News
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Kripto
  • Hot
  • Kesehatan
  • Hobi
  • Entertainment
  • Perjalanan

Maksa Minta Tanah Warisan, Edison Bakkara Ancam ‘Oppung’-nya Pakai Pistol

Penulis: Zainal
11 September 2018 | 17:47 WIB
in News

Topsumutpress.com – Edison Bakkara (35), tersangka perampokan BRI tahun 2012 lalu dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), ditembak Polisi. Selasa (11/9/2018) dini hari.

Polisi yang menembak Erikson saat ditangkap adalah petugas Satreskrim Polres Dairi. Penangkapan tersangka berawal dari laporan kakek tersangka yang Budiman Bakkara (81). Seperti dilansir SBNpro.com dan Dairinews.co.

Tersangka memaksa minta bagian tanah warisan, dengan mengancam kakeknya pakai senjata api (Senpi) di Dusun Juma Rambah, Desa Pegagan Julu VI, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Kamis (6/9/2018).

Pasca dilaporkan, tim Satreskrim Polres Dairi bersama personil Unit Reskrim Polsek Sumbul, melakukan pencarian terhadap tersangka. Pencarian membuahkan hasil, tersangka pun ditangkap.

Namun saat ditangkap, Senpi Erikson yang juga tercatat sebagai warga Perumnas Helvetia Blok 17 Flamboyan 5 Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan, tidak ada ditemukan pada diri tersangka.

Upaya untuk mendapatkannya senpi-pun dilakukan petugas. Hasilnya, Senpi jenis revolver dengan spesifikasi kaliber 38 S&W berwarna silver dengan gagang berwarna hitam berhasil ditemukan.

Bukan itu saja, selain Senpi itu, petugas juga menemukan satu unit magazine warna silver, merk HS9 MM16 RD. Magazine itu berisi 3 butir peluru tajam. Serta 2 butir peluru tajam di dalam kantong plastik.

Hanya saja, disaat proses pencarian Senpi sedang dilakukan, tersangka berupaya melarikan diri dan melawan petugas. Hingga kemudian, petugas mengambil tindakan tegas terukur menembak kaki kanan tersangka.

Maksa Minta Tanah Warisan, Edison Bakkara Ancam 'Oppung'-nya Pakai Pistol
Tersangka DPO Kasus Perampokan BRI, Edison Bakkara yang ditembak. Sumber foto : SBNpro.com.

Sesuai rilis dari Bagian Humas Polres Dairi, Erikson sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang atas kasus pencurian dengan kekerasan atau perampokan di BRI tahun 2012. (*/tsp)

Tags: Ancam OppungDairiDitembakDPO Kasus PerampokanPistolpolres

| BERITA TERBARU

Bisnis

IHSG Bangkit dari Tekanan, Bursa Indonesia Masuki Fase Optimisme Baru

11 Februari 2026 | 17:58 WIB
Teknologi

Flagship Super Tipis Guncang 2026, Desain Ramping Tantang Tren “Bongsor”

11 Februari 2026 | 17:17 WIB
Promoted

Tenang Karena Tahu: Saat Pengetahuan Jadi Awal Ketenangan Hidup

5 November 2025 | 12:45 WIB
Promoted

Kesehatan sebagai Bentuk Cinta yang Tak Terlihat

2 Mei 2025 | 13:38 WIB
Promoted

Sering Terlupakan, Inilah Instrumen Investasi yang Paling Penting

31 Oktober 2024 | 12:57 WIB
Promoted

Memperingati Hari Hepatitis Sedunia: Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Hati Keluarga

2 Agustus 2024 | 16:17 WIB
Hot Issue

Sandi Harian Hamster Kombat 14 Juli 2024, Kode Morse: TRUST

14 Juli 2024 | 04:13 WIB
Hot Issue

Sandi Harian Hamster Kombat 11 Juli 2024, Kode Morse: WHALE

11 Juli 2024 | 02:57 WIB
Promoted

Bukan Hanya Harta, Warisan Ini Juga Harus Dipersiapkan

3 Mei 2024 | 17:11 WIB
Promoted

Hanya Sebesar Kepalan Tangan, Pahami Peran Ginjal bagi Kesehatan

13 Maret 2024 | 18:02 WIB
Promoted

Jangan Biarkan Gangguan Tiroid Ganggu Aktivitasmu

10 Januari 2024 | 23:27 WIB
Entertainment

Apa Itu Mistar dan Mengapa Dianggap Penting dalam Berbagai Aspek Kehidupan

1 Januari 2024 | 02:48 WIB
  • Kontak
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms
Seedbacklink
barak
sinata

© 2026
PT TOP MEDIA GRUP

No Result
View All Result
  • News
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Kripto
  • Hot
  • Kesehatan
  • Hobi
  • Entertainment
  • Perjalanan

© 2026
PT TOP MEDIA GRUP